«

»

Agu 30 2017

Cetak ini Pos

DKPP RI INGATKAN KPU DAN PANWAS UNTUK PEMBINAAN SECARA BERJENJANG DENGAN SERIUS DAN FOCUS AGAR PENYELENGGARAAN PEMILU BERINTEGRITAS

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI sampaikan materi kewenangan dan kode etik penyelenggara pemilu di rakor bersama Bawaslu dan KPU Provinsi Jatim dengan peserta Panwas dan KPU Kabupaten dan Kota Se Jatim. Sebelum penyampaian materi, Muhammad menceritakan proses pembentukan DKPP dengan gaya khas humorisnya. Pria asal Sulawesi Selatan ini menjelaskan tentang kewenangan DKPP dalam etik penyelenggara pemilu, sangsi pelanggaran tetap tentang integritas dan profesionalitas tidak bisa ditawar dan mencontohkan WhatsApp Image 2017-08-30 at 10.33.55kasus beberapa KPU Provinsi, Bawaslu, Panwas dan Kabupaten serta Kota yang telah diputus dalam sidang DKPP dan penjelasannya disampaikam dengan gaya khas guyon dan humoris membuat tepuk tangan dari peserta rakor   menambah suasana forum begitu menarik dan tampak sangat antusias.

Tanya jawab berlangsung dari beberapa peserta rakor diantaranya Purnomo KPU Kota Surabaya yang menjelaskan tentang aspek kepastian hukum, penegakan administrasi dan etika individual yang juga disampaikan oleh Panwas Ahmad Udi Masjkur dari Kabupaten jombang. Anggota DKPP RI ini menjelaskan juga tentang pentingnya pembinaan secara berjenjang dengan serius dan focus. Pembinaan berjenjang dimaksudkan adalah badan adhoc mulai PPK, PPS, PPDP dan KPPS ditingkat koordinasi KPU. Begitupula untuk Panwascam, PPK dan Pengawas TPS digaris koordinasi Panwas Kabupaten dan Kota. Hubungan yang baik antar lembaga sangat diperlukan, bukan untuk saling menjatuhkan, namun saling menguatkan sesuai tupoksinya dan kewenangannya sendiri-sendiri. Ini perlu saya ingatkan jangan sampai antar lembaga yang satu dengan lainnya saling melaporkan ke DKPP tanpa alasan yang benar dan dibenarkan dalam UU. Penyelenggaraan pemilu harus dijaga dengan integritasnya, sikap independen, profesionalitas dan asas jujur dan adil. Jika senyum yang diberikan kepada peserta pemilu A lebarnya senyum tersebut adalah 100 centimeter, maka senyum kepada peserta pemilu B juga harus 100 centi meter termasuk perlakuan yg sama. Jangan engkau bermain-main senyum kepada peserta pemilu dengan perlakuan yang tidak sama, DKKP akan menjadi malaikat penjabut nyawa itu jadinya. Tapi jangan hawatir, jika engkau benar, maka DKPP akan menjadi malaikat pemberi nyawa jadinya itu, kira-kira begitu, diiringi tawa dan gelegar canda khasnya. Seluruh peserta rakor lagi-lagi memberikan uploase tepuk tangan dengan meriahnya./ftr

Tautan permanen menuju artikel ini: https://kpu-lamongankab.go.id/dkpp-ri-ingatkan-kpu-dan-panwas-untuk-pembinaan-secara-berjenjang-dengan-serius-dan-focus-agar-penyelenggaraan-pemilu-berintegritas/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>