«

»

Jun 07 2016

Cetak ini Pos

PNS KPU WAJIB LAPOR HARTA KEKAYAAN

Lagi-lagi KPU mengadakan penataan kelembagaan yang lebih transparan kepada publik, bagaimana tidak, Pegawai Aparatur Sipil Negara dilingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) wajib Melaporkan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) dilingkungan Instansi Pemerintah. Ini merupakan Penguatan SDM, membangun Integritas dan Transparansi kepada Publik bahwa Aparatur Sipil Negara juga melakukan pencegahan agar tidak melakukan Korupsi.

WhatsApp-Image-20160607

LHKASN (Laporan Hasil Kekayaan Aparatur Sipil Negara) ini ditujukan kepada seluruh pegawai ASN setingkat Eselon III, Eselon IV, dan Fungsional Umum wajib mengisi LHKASN. LHKASN ini wajib diisi oleh setiap pegawai ASN untuk mendukung Semangat Reformasi Birokrasi dilingkungan KPU dalam hal Penguatan Integritas Aparatur serta untuk kepentingan Mutasi, Promosi Jabatan, dan Pensiun.

WhatsApp-Image-20160607 (1)

Menurut Anggota KPU Lamongan, Divisi Pengawasan, SDM dan Hukum, Bapak Siswanto, S.Sos., mengatakan: ” ini adalah bagian penataan birokrasi dilingkungan KPU sebagai upaya membangun Integritas bersama untuk tetap mengedepankan Profesionalisme dan mencegah serta memberantas korupsi. KPU juga lebih transparan kepada publik, tentang informasi apapun, termasuk LHKASN ini, agar seluruh jajaran PNS dilingkungan KPU mengedepankan sikap asas keterbukaan”. ujarnya disela-sela aktifitasnya.
Demikian pula dilingkungan PNS KPU Kabupaten Lamongan, jajaran Sekretaris, Kasubag dan Staf Kesekretariatan telah melakukan proses tindak lanjut terhadap Surat dari Sekretaris Jenderal KPU RI yang ditandatangani Oleh Bapak Arif Rahman Hakim pertanggal 02 Juni 2016 nomor 640/SJ/VI/2016 perihal Penyampaian Data Wajib Lapor Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara.
Hal tersebut pula sudah dibenarkan oleh bapak Sis (sapaan akrab) Anggota KPU Lamongan Divisi Hukum tersebut dalam keterangannya, dan disampaikan pula bahwa: LHKPN ( Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang sudah menyampaikan Laporan tentunya tidak perlu lagi menyampaikan Laporan tersebut sebagai Wajib Lapor LHKASN, ujarnya. Dalam surat dari Sekjen KPU RI ini pula disampaikan bahwa, Sekretariat KPU Provinsi mengkoordinir data Sekretariat KPU Kabupaten/ Kota kemudian disampaikan paling lambat pertanggal 30 Juni 2016, format terlampir dalam lampiran.
Dalam Keterangan yang disampaikan oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur bapak HM. EBERTA KAWIMA mengungkapkan: ” Untuk surat dari Sekjen KPU RI Nomor 640/SJ/VI/2016 tentang Penyampaian Data Wajib Lapor Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara untuk seluruh PNS dilingkungan dilingkungan KPU Kabupaten/ Kota baik Organik atau DPK sama saja wajib lapor harta kekayaan. Semua sama, yang membedakan hanya status jabatan fungsionalnya saja. Hal ini adalah sebagai upaya Reformasi Birokrasi secara menyeluruh walau format aplikasinya apakah harian, mingguan, bulanan dan atau hanya tahunan ini memang masih menunggu PP (Peraturan Pemerintah) nya. Namun kalau bisa, menurut saya Laporan Harian saja, agar benar-benar akuntabel. semestinya PP tersebut sudah turun sejak bulan Januari lalu, namun hingga bulan Juni ini belum, kita tunggu saja PP tersebut. LHKASN ini adalah Komitmen bersama pegawai PNS sebagai Aparatur Sipil Negara, dalam implementasi sikap yang mengedepankan Profesionalisme, Integritas sebagai ASN, dan yang paling penting adalah; ini wujud akuntabilitas yang harus dimiliki dilingkungan KPU. ujar beliau disela-sela kesibukannya sebagai Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur (yang kami Hubungi melalui via telephone).
Surat Edaran dari Sekjen KPU ini menyusul surat edaran sebelumnya, surat Plh. Sekretaris Jenderal KPU Nomor : 1411/SJ/X/2015, pertanggal 16 Oktober 2015, perihal: Kewajiban Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara. Ini adalah wujud komitmen bersama dalam melakukan pencegahan korupsi. Katakan “TIDAK” untuk Korupsi, “TIDAK AKAN KORUPSI”, pencegahan itu lebih baik.

Tautan permanen menuju artikel ini: http://kpu-lamongankab.go.id/pns-kpu-wajib-lapor-harta-kekayaan/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>