KPU KABUPATEN LAMONGAN IKUTI ORENTASI TUGAS YANG DIGELAR OLEH KPU RI

Demi meningkatkan kapasitas penyelenggara pemilu, KPU RI menggelar orentasi tugas bagi penyelenggara pemilu yang di ikuti oleh KPU Provinsi, Kabupaten dan kota sebanyak 170 anggota. Orentasi tugas penyelenggara pemilu gelombang ke VI digelar di Hotel Double Tree By Hilten, Jakarta. (22 /10/2019)

Ilham saputra anggota KPU RI Divisi SDM, Riset dan Organisasi dalam sambutan pembukaan menyampaikan. Orentasi tugas merupakan program KPU RI yang wajib diikuti oleh seluruh Komisioner KPU Provinsi, Kabupaten dan Kota beserta Sekretaris periode 2019 – 2024. Sehingga kegiatan ini harus diikuti dangan serius dan tidak boleh meninggalkan lokasi kegiatan dengan alasan apapun kecuali terkait NPHD atau saat acara istirahat yaitu pada jam 17.00 Wib.

“Disamping itu juga tujuan dari Orentasi tugas ini adalah untuk meningkatkan kapasitas penyelenggara pemilu agar dapat bekerja dengan baik dan maksimal, baik komisioner maupun sekretaris mempunya pemahaman yang sama dalam penyelenggaran pemilu. Apalagi ada beberapa kabupaten dan kota yang akan melaksanakan Pemilihan” Pesan beliau.

Khoirul Anam Komisioner KPU Kabupaten Lamongan Devisi Sosdiklih, Parmas dan SDM mengatakan bahwa Pelaksanaan orentasi tugas penyelenggara pemilu gelombang VI dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 26 Oktober 2019. Adapun materi yang disampaikan meliputi Nilai, Asas, Prinsip Pemilu, Etika Penyelenggara Pemilu, Pemilu Inklusif, Sistem Pemilu di Indonesia, serta Tahapan Penyelenggara dan Tata Kelola Penyelenggara Pemilu yang disampaikan oleh Tim Fasilitator KPU RI. “KPU Kabupaten Lamongan yang hadir saat Orentasi tugas adalah Mahrus Ali ketua, Dewi Maslahatul Ummah, Siswanto, Achmad Sohib, Khoirul Anam dan sekretaris Yosep Dwi Prihatono”. Pungkasnya

Tautan permanen menuju artikel ini: http://kpu-lamongankab.go.id/kpu-kabupaten-lamongan-ikuti-orentasi-tugas-yang-digelar-oleh-kpu-ri/

KPU LAMONGAN HADIRI RAKOOR LAYANAN ADMINISTRASI HUKUM OLEH KPU JATIM

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan turut hadir di Kota Blitar di Rapat Koordinasi Layanan Administrasi Hukum dalam rangka penataan dan penyediaan dokumentasi informasi produk hukum yang di selenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur bersama 38 KPU Kabupaten/kota. Mewakili Kabupaten Lamongan turut hadir Anggota KPU Lamongan divisi Hukum, Siswanto. Didampingi Kasubbag Hukum, Nikmah. Acara di jadwalkan selama 2 hari mulai tanggal 19-20 Oktober 2019. (20/10/2019)

Tujuan dari rakor kali ini sebagaimana sambutan yang disampaikan oleh Kabag Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Provinsi Jawa Timur adalah tersusunnya dokumen arsip produk hukum di KPU kabupaten/kota dengan baik. Sementara, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam, dalam sambutannya juga mengingatkan kepada 38 KPU Kabupaten/Kota bahwa apabila ada kebijakan atau produk hukum harus diinformasikan atau disosialisasikan kepada masyarakat. Agar masyarakat dapat mengakses dengan cepat, mudah, dan akurat.

“Jadi secara sistematis KPU RI masih akan membuka akses Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) ke KPU Kabupaten/Kota, sehingga nanti ke depan semua produk hukum bisa di akses di JDIH KPU Kabupaten/Kota masing-masing,” Imbuh Anam. Ia berharap, ke depan semua pembuatan produk hukum dan dokumentasi hukum di masing-masing KPU bisa tertib dan berkesinambungan. Ditambahkan, bahwa sudah selayaknya seluruh data produk hukum tentang kepemiluan harus dikuasai oleh KPU Kabupaten/Kota.

Tautan permanen menuju artikel ini: http://kpu-lamongankab.go.id/5571-2/

RAKOOR PENGELOLAAN DATA CALON TERPILIH HASIL PEMILU 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan mengikuti Rapat Koordinasi Pengelolaan Data Calon Terpilih hasil Pemilu tahun 2019. KPU Provinsi Jawa Timur menetapkan KPU Tulungagung menjadi tuan rumah pelaksanaan acara tersebut. (17/10/2019)

Mewakili Kabupaten Lamongan turut hadir Anggota KPU Lamongan divisi Teknis Penyelenggaraan, Ahmad Shohib. Didampingi Kasubbag Teknis Pemilu dan Hupmas Awinoto. Acara yang berlangsung selama 2 (dua) hari (17-18/10/2019) tersebut diikuti oleh 38 KPU Kab/Kota se-Jawa Timur.

Acara dibuka oleh Anggota KPU Jawa Timur Divisi Perencanaan dan Logistik, Miftahur Rozaq. “Rakor ini bertujuan dalam rangka penghimpunan data-data calon terpilih secara sistematis dan digital. Menjadi tanggung jawab KPU yang menjadi pusat data-data terkait kepemiluan, bukan di lembaga lain.” ujar Rozaq dalam sambutannya

Digitalisasi data sangat diperlukan di Era sekarang yang menuntut pengeloaan data yang cepat dan sistematis, lanjut Anggota KPU Jawa Timur Divisi Data dan Infromasi, Nurul Amaliah.

Tautan permanen menuju artikel ini: http://kpu-lamongankab.go.id/rakoor-pengelolaan-data-calon-terpilih-hasil-pemilu-2019/

PENGALAMAN RELAWAN DEMOKRASI BASIS PEREMPUAN

Penulis : Elisiana Indah Tristianti

Relawan ( melakukan sesuatu tanpa meminta imbalan ) kalian pernah denger Ga?  Saya mau sedikit cerita soal Pengalaman saya selama menjadi salah satu relawan demokrasi dari kabupaten Lamongan.

pengalaman yang saya dapat selama menjadi relawan demokrasi serentak 2019 rasanya bener-benar masih Enggak percaya, yang pertama “sempet mikir bakal keterima apa Enggak ya” karena yang mendaftar menjadi anggota relawan demokrasi kemarin itu banyak banget, hampir 200 dan aku juga browsing dan ternyata yang di pilih cuma 55 orang saja,dan tapi Ini udah menjadi takdir Allah untuk aku, Nahhhhh singkat cerita dari aku hehe pasti kalian penasaran apa si tugas relawan demokrasi yang di kerjakan selama 3 bulan?

“Relawan demokrasi itu tidak hanya menyampaikan tata cara menyoblos dengan baik dan benar, tapi di sisi lain tugas Relawan Demokrasi adalah meningkatkan partisipasi pemilih, selain meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu, Relawan Demokrasi ini juga bertujuan untuk mengedukasi pemilih, Selain itu relawan demokrasi Ini juga bertugas untuk memberikan sosialisasi tahapan pemilu serta memberikan edukasi seputar pemilu kepada masyarakat”

Menjadi relawan demokrasi ini juga bukan hal yang mudah, kita siaga selama 24 jam looooo, nahhhhh pasti kalian Ga percya kan? Tugas kita itu bukan di kantor KPU saja, Kita juga mendatangi dari desa ke desa dan dari dusun ke dusun dan dari plosok ke plosok, kita rela menghabiskan waktu bersama masyarakat ( ya kan tau sendiri, namanya juga relawan ) dan kita juga bisa mempunyai banyak teman dan bisa di kenal sama ibu-ibu desa yang sangat-sangat berantusias berdatangan dan mendengarkan apa yang di sampaikan sama anggota komisioner dari KPU dan teman-teman relawan.

saya bangga menjadi salah satu kluarga besar dari KPU kabupaten Lamongan, ya walaupun cuma dalam waktu yang sangat singkat ini saya bener-benar mendapatkan banyak pengalaman dari senior-senior dan komisioner dari KPU kabupaten Lamongan. Dan cara kita menyampaikan sosialisasi juga dengan cara yg bisa di mengerti sama masyarkat kecil dan adik-adik, dan kita juga pernah mengadakan sperti game biar masyarakat tidak jenuh untuk mendengarkan kita bersoialisasi dan walaupun hujan pun pernah melanda tapi itu tidak membuat kita untuk pesimis dan ternyata masih banyak masyarakat yang datang dan masih semangat untuk mendengarkan apa yang kita sampaikan.

Tautan permanen menuju artikel ini: http://kpu-lamongankab.go.id/pengalaman-relawan-demokrasi-basis-perempuan/

PENGALAMAN RELAWAN DEMOKRASI BASIS ADAT ISTIADAT DAN BUDAYA

Penulis : Ahmad Nur Tamam

Tahun 2019 menjadi sebuah sejarah baru bagi negara Indonesia yang dikenal dengan tahun politik. Sebagai tahun pesta demokrasi  baru pertama kali kami mengikuti pendaftaran untuk menjadi bagian dari Komisi Pemilihan Umum Kab. Lamongan. Rasa syukur yang tak terhingga karena pengumuman pendaftaran telah diumumkan dan melihat nama kami lolos dalam seleksi pendaftaran.

            Tugas menjadi seorang relawan terasa begitu berat karena harus memenuhi target yang ditetapkan, namun tugas tersebut menjadi ringan karena adanya komunikasi yang intens dan kerjasama dengan anggota kelompok. Banyak hal-hal menarik dan unik yang kami jumpai saat melaksanakan sosialisasi, hal tersebut karena kami memilih masyarakat yang berbasis adat istiadat dan kebudayaan sebagai sasaran untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Pertama kali melakukan sosialisasi bersama ibu-ibu pembatik di desa Jugo Kecamatan sekaran, banyak para pembatik yang belum memahami dalam menggunakan hak pilih yang baik dan benar. Yang mereka keluhkan adalah banyaknya nama yang menjadi peserta pemilu pada posisi DPR. Melihat hal tersebut kami memberi solusi salah satunya dengan menghafal nama partai dan nomor urut anggota legislatif.

            Pengalaman menarik juga kami temukan pada saat bersosialisasi bersama berbagai anggota pencak silat yang berkumpul dalam satu forum sosialisasi pemilu serentak, pemandangan yang jarang sekali dijumpai adalah kerukunan antar anggota pencak silat yang satu dengan yang lainnya diantaranya; PN, PSHT, PSHW, IKSPI, MARGOLOYO. Mereka saling menghargai antar perguruan masing-masing. Hal ini sebagai suatu contoh yang baik untuk seluruh warga Negara Indonesia khususnya para pendekar pencak silat. Kami berikrar untuk bersama-sama turut menjaga dan mengamankan proses pemilihan umum. Sesi tanya jawab akan kurang menarik jika relawan tidak menyediakan hadiah, sehingga perlu dipersiapkan berbagai doorprice yang sederhana akan tetapi menarik simpati peserta sosialisasi. Berbagai sosialisasi dan pertemuan terus kami lakukan baik secara individual maupun berkelompok, salah satunya peziarah kubur.

            Rutinan ziarah desa  juga menjadi obyek yang penting untuk kami sisipkan soisalisasi pemilu, terlebih para jamaah yang banyak menjadi salah satu unsur yang juga sangat penting. Para jaamah mulai dari para pemuda desa, hingga orang tua baru pertamakalinya mendapatkan pendidikan pemilih. Kesempatan yang diberikan oleh pimpinan peziarah kami mafaatkan dengan baik, bersama komisioner KPU kami bersosialisasi dimalam hari dan bertempat diatas bukit gunung pegat Kecamatan Babat. Bagi kami pagi sore siang dan malam adalah waktu yang sama untuk melakukan sosialisasi, yang terpenting adalah partisispasi masyarakat dalam menyampaikan hak suaranya dalam pemilu secara baik dan benar. Selain itu tempat pemungutan suara yang menarik juga menjadikan hal penting bagi masyarakat pada saat mendatangi TPS. Harapan kami dari tahun ketahun masyarakat akan semakin sadar bahwa pentingnya mengikuti dan berpartisipasi dalam pemilu karena itu semua adalah pesta demokrasi.

Tautan permanen menuju artikel ini: http://kpu-lamongankab.go.id/pengalaman-relawan-demokrasi-basis-adat-istiadat-dan-budaya/

Post sebelumnya «

» Post terbaru