«

»

Mar 28 2018

Cetak ini Pos

ANTUSIASME WARGA KARANGGENENG MELIHAT DPS

28 MARETKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan telah mengumumkan daftar pemilih sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 mulai hari Sabtu (24/3/2018). Pemilih bisa memastikan namanya telah terdaftar atau belum dengan melihat DPS yang ditempel di beberapa tempat umum yang mudah diketahui oleh masyarakat termasuk juga di Balai Desa.

Seorang warga Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan, Jawa Timur yang ditemui pada minggu (25/3/2018), Mardiyah (47), mengaku mengetahui adanya pengumuman DPS pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018. Namun, dia tidak mengecek apakah namanya sudah terdaftar atau belum. “Tahu, tapi enggak ngecek soalnya biasanya pasti terdaftar,” ujar Mardiyah. Ibu rumah tangga yang memiliki dua anak itu mengaku menggunakan selalu menggunakan hak pilihnya setiap kali ada pemilihan umum. Oleh karena itu, dia juga yakin sudah terdaftar sebagai pemilih pada putaran kedua nanti. Akan tetapi mendengar pada tahun ini ada pengurangan TPS dan ada perubahan tempat memilih, maka pasti terjadi perubahan daftar pemilih. “Katanya ada perubahan TPS, jadi saya dan ibu-ibu yang lain penasaran. Sekalian ada kegiatan arisan maka ibu-ibu menyempatkan melihat DPS yang sudah ditempel oleh PPS di Balai Desa”, terang Mardiyah.

Warga lainnya, Rohmah (43), juga merasa dirinya terdaftar sebagai pemilih pada pilkada sebelumnya. Namun, dia ingin memastikan besok pada saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur memilih di TPS berapa, maka dia juga melihat DPS.

“Mungkin sudah ada nama saya soalnya kemarin udah nyoblos. Enggak akan hilang juga kan (dari daftar pemilih). Nanti tinggal saya ini nyoblos dimana?,” kata warga RT 01/RW 02 Desa Sumberwudi ini. Sementara itu, Ketua PPK Karanggeneng, Azis Susanto mengatakan KPU Kabupaten Lamongan mengumumkan DPS pada Sabtu 24 Maret 2018. “Tanggal 24 Maret serentak, Desa mengumumkan atau menempel DPS untuk mendapatkan masukan serta tanggapan. Kami jadikan waktu yang sama untuk pengumuman DPS secara nasional,” tutur Azis, Sabtu (24/3/2018).

Berbeda dengan ketentuan sebelumnya, kata dia, empat digit di KK akan diganti tanda bintang. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan NIK/NKK yang sedang terjadi. “Ada beberapa kasus, yang jelas ada penyalahgunan NIK dan NKK oleh pihak-pihak tertentu. Untuk mencegah hal tersebut kebijakan kami adalah ada surat dari dirjen atpindum atas dasar surat itu. Kami mengambil kebijakan tidak mempublikasikan NIK dan NKK secara utuh,” tambahnya. (Divisi SDM dan PARMAS PPK Karanggeneng). (ain)

Tautan permanen menuju artikel ini: http://kpu-lamongankab.go.id/antusiasme-warga-karanggeneng-melihat-dps/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>